Tampilkan postingan dengan label Kesehatan Wanita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan Wanita. Tampilkan semua postingan

Rabu, 19 Agustus 2015

Melahirkan Normal Tanpa Rasa Sakit

Dalam tajuk Suara Merdeka "Persalinan Alami Tanpa Rasa Sakit" dengan pemateri Bidan Cahyaning Puji Astuti (Pemilik Rumah Bersalin Ngesti Widodo) menjelaskan :
Sebagian besar ibu yang akan melahirkan mengalami ketakutan terhadap munculnya rasa nyeri saat kontraksi selama proses persalinan. Padahal rasa sakit bukan bagian dari proses persalinan.
bayi cantik
Persalinan adalah proses alami tertua dan sangat transformasional. Seperti halnya dengan proses beabe, proses kelahiran seorang bayi seharusnya berjalan alami tanpa intervensi medis seperti induksi, vakum, episiotomi, hingga opeasi sesar.
Namun di era tahun 2000an paradigma proses kelahiran dan persalinan adalah proses alami yang biasa terjadi di rumah dengan bantuan dukun bayi atau bidan mulai bergeser. Banyak sekali kejadian dalam proses persalinan, dimana seolah-olah seorang wanita kehilangan kemampuan untuk melahirkan secara normal alami, "kata Tim Hypnobirthing Indonesia, bidan Yesie Aprillia.
Pengetahuan tentang melahirkan, sebetulnya sudah ada dalam diri setiap wanita, sehingga tidak perlu lagi diajari bagaimana cara melahirkan. Wanita hanya perlu lebih percaya dan yakin terhadap kodrat jasmani mereka.
Salah satu upaya untuk mendapatkan proses persalinan lembut dan minim trauma bagi ibu dan bayi adalah melalui gentle birth. Pengertian gentle birth adalah proses persalinan yang menuntut untuk kembali ke alam, memercayai kekuatan tubuh yang didesain untuk melahirkan keturunan.
Proses persalinan itu rasanya nikmat dan nyaman. Namun sampai sekarang, justru mengatasi rasa sakit dianggap paling penting dibandingkan tempat melahirkan atau siapa yang mendampingi. Rasa sakit muncul karena banyak rasa takut, yang dipengaruhi faktor sosial, budaya, dan persepsi.
Rasa nyeri dibutuhkan tubuh untuk mengkomunikasikan ada sesuatu yang terjadi dalam tubuh. Nyeri yang ada dalam persalinan adalah salah satu bentuk komunikasi bahwa bayi akan lahir.
Kunci melahirkan normal adalah doa, sabar, mengatur napas, dan rileks. Karena itu ibu dan ayah harus memahami dulu seperti apa proses kehamilan dan persalinan.

Kamis, 09 April 2015

Bahan Berbahaya Dalam Kosmetik

Badan Pengawas Obat dan Makanan melarang beberapa produk kosmetik yang terbukti mengandung bahan-bahan yang berbahaya.
Bahan-bahan berbahaya dalam kosmetik ini memiliki efek samping pada kulit misalnya iritasi ringan sampai iritasi berat dan pewarnaan kulit yang tidak rata alias kulit menjadi belang-belang.
Kemungkinan besar kesehatan lain selain kulit juga menemukan masalah keracunan sistemik bahan pemutih itu karena merkuri termasuk logam berat yang dapat mengakibatkan kerusakan pada ginjal, otak dan liver atau hati.
Produk kosmetik yang mengandung Merkuri (Hg) atau air raksa bila pada tubuh dapat mengakibatkan perubahan warna pada kulit yang akhirnya dapat menyebabkan bintik-bintik hitam pada kulit, menyebabkan alergi, iritasi kulit, kerusakan permanen pada susunan saraf, otak, ginjal, dan dapat mengganggu perkembangan janin.

Adapula produk kosmetik dari bahan pewarna sintesis yang umumnya digunakan sebagai zat warna kertas, tekstil atau tinta. Bahan pewarna merah K.10 (Rhodamin B) dan merah K3 dapat menyebabkan kanker. Rhodamin yang digunakan dalam konsentrasi tinggi juga dapat menyebabkan kerusakan hati (Dokter Kita).

Jumat, 25 Oktober 2013

Cara Tepat Menghilangkan dan Mengatasi Komedo

Cara Tepat Menghilangkan dan Mengatasi Komedo
Munculnya komedo membuat wajah kelihatan kasar dan kotor, sehingga tidak sedap dipandang. Bagaimana cara tepat mengatasi dan menghilangkannya?
Seperti halnya jerawat, munculnya komedo kerap membuat seseorang tidak pede dan percaya diri. Maklum, munculnya komedo membuat wajah terlihat kotor dan teraba kasar, sehingga tidak sedap untuk dipandang. Munculnya komedo alias komodo, sebenarnya bisa dialami oleh semua orang, sebab secara medis komedo adalah suatu hal yang bersifat fisiologis. Komedo bisa bermasalah jika minyak sudah memenuhi kantung kelenjar minyak hingga keluar ke pori-pori dan membentuk papul.
Jika diraba, papul ada yang timbul di permukaan kulit, ada juga yang tidak timbul tetapi permukaan kulit terlihat berwarna hitam. Jika papul ditumpangi bakteri, maka bisa menyebabkan peradangan. Inilah yang disebut jerawat. Jadi, komedo merupakan tahap awal dari jerawat . Namun, tidak semua komedo bisa berubah menjadi jerawat. Atas dasar itulah komedo tidak dimasukkan kedalam kategori jerawat.
Komedo terjadi akibat tertumpuknya kelenjar minyak di pori-pori kulit. Ditambah sel kulit mati yang tidak terkelupas dan menutup pori-pori kulit, kelenjar minyak tersebut tidak bisa keluar atau tertahan, sehingga menyumbat pori-pori kulit. Biasanya kondisi itu terjadi karena jarang membersihkan wajah. Komedo lebih sering muncul dikulit wajah terutama area T, pipi dekat hidung, dan dagu yang banyak kelenjar minyaknya.

Jenis Komedo :
1. Komedo Terbuka (Black-Head)
Komedo terbuka teraba timbul, tapi ada juga yang datar, dan ditandai dengan permukaan pori-pori kulit yang tampak menghitam. Karena itulah mengapa disebut Balck-Head. Warna yang menghitam itu sebenarnya kumpulan kelenjar minya. Mulanya kelenjarr minyak berwarna kekuningan, lalu berubah menjadi kecoklatan, makin lama warnanya makin menggelap atau menghitam.
2. Komedo Tertutup (White-Head)
Komedo tertutup adalah sebutan untuk komedo yang tertutup jarringan kulit. Biasanya, komedo ini berbentuk seperti papul dan berwarna putih sehingga disebut White-Head, dan komedo ini timbul dipermukaan kulit.
Cara Menghilangkan dan Mengatasi Komedo :
1. Chemical Peeling
Komedo bisa dihilangkan dengan Chemical Peeling, terutama yang mengandung glyconic acid. Bahkan itu berfungsi mengurangi produksi minyak sebagai penyebab komedo. Glicolic acid bekerja menetralkan kondisi pH kulit, karrena kulit berminyak cenderung alkalis. Sedang pH kulit normal adalah 4-5. Frekuensi Chemical Peeling untuk mengatasi komedo disesuaikan permasalahan dan kerentanan kulit. Tapi umumnya dilakukan 10-14 hari setelah tindakan Chemical Peeling yang pertama, atau jika kondisi kulitnya lebih rentan, tindakan Chemical Peeling bisa dilakukan sebulan sekali.
2. Terapi Hormonal
Komedo juga bisa diatasi dengan terapi hormonal estrrogen dosis tinggi. Terapi ini bisa mengurangi produksi kelenjar minyak, sekaligus membuat kulit menjadi lebih halus, karena pori-pori mengecil akibat produksi minyak berkurang. Jika produksi minyak berkurang, otomatis kemungkinan munculnya komedo juga akan berkurang.
3. Krim Malam
Komedo juga bisa diatasi dengan krim malam. Terutama krim malam yang mengandung Retinoic Acid dan Glycolic Acid. Bahan tersebut bisa mengatur produksi minyak di kulit, sehingga komedo tidak mudah terbentuk.
4. Facial
Facial juga bisa menangani komedo. Facial bisa dilakukan tiap dua minggu atau satu bulan sekali.
5. Pore Pack
Alat ini bekerja dengan sistem mengangkat komedo secara paksa. Pore Pack ditempelkan dikulit yang ada komedonya kemudian dicabut. Sayangnya alat ini hanya bisa digunakan untuk mencabut komedo terbuka atau yang muncul dipermukaan saja (Cantiq).

Rabu, 11 April 2012

Agar Wangi Parfum Tahan Lama

Jika anda sedang dirumah bersama suami, pasti menggunakan parfum kan...? Ya iyalah pakai parfum, masa pakai minyak angin mlulu...! Wangi parfum itu mudah sekali hilang, anda mau tau Tips Agar Wangi Parfum Tahan Lama...? Nich tipsnya...!

Semprotkan parfum yang anda pakai pada bagian :
1. Belakang Lutut
Bagian ini sangat istimewa, hal ini dikarenakan bagian belakang lutut mampu menyimpan panas lebih lama. Biarpun anda banyak melakukan aktivitas dan gerakan, wangi parfum yang anda pakai tidak akan mudah hilang.
2. Tengkuk
Biasanya kita sering menyemprotkan parfum di area leher kiri dan kanan, selain bagian ini patut anda coba menyemprotkan parfum di bagian tengkuk.
3. Daun Telinga
Rada aneh ya nyemprotin parfum didaun telinga, biarpun agak aneh, jika wangi parfum tahan lama ya gak mengapa tho dicoba, tapi hati-hati ya jangan sampe nyemprot lubang telinga. 
4. Belahan Dada
Dengan menyemprotkan parfum dibelahan dada, wangi parfum akan bertahan lebih lama.
5. Bahu
Semprotkan parfum dibagian bahu kiri dan kanan agar mendapatkan aroma wangi sepanjang hari.
6. Bagian Dalam Siku
Bagian dalam siku ini juga posisi yang tepat untuk menyemprotkan parfum.
Sementara ini dulu dech, jika tips ini kurang tepat, silahkan bereksperimen sendiri ya...? Selamat mencoba...!