Tampilkan postingan dengan label Peribahasa Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Peribahasa Indonesia. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 Mei 2012

Peribahasa Indonesia Dengan Kata �Basah, Batang, Belang dan Benang�

Berikut ini adalah Kumpulan Peribahasa Indonesia dengan kata �Basah, Batang, Belang dan Benang� beserta artinya.
1. Peribahasa Kata Basah
Sudah basah kehujanan
Mendapat kemalangan yang bertubi-tubi
Sepala-pala mandi biarlah basah
Bila melaksanakan pekerjaan harus dengan tuntas
2. Peribahasa Kata Batang
Sebatang kara
Orang yang tiada sanak saudara lagi
Membangkit batang terendam
Membangkitkan kembali nama baik seseorang
Bagai pinang sebatang
Sebatang kara
Ada batang cendawan tumbuh
Dimana manusia bermukim, pasti akan mendapatkan nafkah
Batang kayu dihutan tak sama tinggi, sedangkan kayu dirimba bertinggi rendah
Nasib seseorang tak sama meskipun bersaudara
3. Peribahasa Kata Belang
Harimau mati meninggalkan belang, manusia mati meninggalkan nama
Orang baik jika telah mati akan meninggalkan nama baiknya, dan orang jahat jika mati akan meninggalkan nama buruknya
Sudah kelihatan belangnya
Telah diketahui kejelekannya
4. Peribahasa Kata Benang
Bagai menegakkan benang basah
Mengerjakan sesuatu yang tak mungkin berhasil atau sia-sia
Tak berkain sehelai benang
Orang yang amat miskin sekali
Sehari selembar benang, lama-lama jadi sehelai kain
Suatu pekerjaan yang dilakukan dengan penuh keyakinan dan kesabaran akan membuahkan keberhasilan
Putus benang dapat disambung, putus arang susah sekali
Perselisihan dengan keluarga sendiri mudah diperbaiki, tetapi persengketaan dengan orang lain sukar untuk diselesaikan
Melanggar benang hitam
Melanggar adat-istiadat

Selasa, 22 Mei 2012

Peribahasa Indonesia Dengan Kata "Basuh, Bara dan Bayang-Bayang"

Berikut ini adalah Kumpulan Peribahasa Indonesia dengan kata "Basuh, Bara dan Bayang-Bayang" beserta artinya.
1. Peribahasa Kata Basuh
Bagaikan air pembasuh tangan
Sesuatu yang teramat mudah didapatkannya
Naik basuh kaki saja
Mengerjakan pekerjaan dengan senang hati
Ambil ciduk basuhlah kaki
Silahkan masuk
Tak payah basuh kaki dan tangan
Mengerjakan suatu pekerjaan dengan mudah dan senang hati
2. Peribahasa Kata Bara
Bagai duduk diatas bara
Seseorang yang dalam kesulitan
Bagai terpijak bara panas
Orang yang gelisah karena ditimpa kemalangan atau musibah
Tarik puntung padamlah bara
Apabila telah mati, hilanglah daya upaya
Genggam bara api biar jadi arang
Jika sedang melakukan pekerjaan yang menyusahkan, hendaknya bersabar agar dapat berhasil
Jangan digenggam seperti bara, rasa hangat dilepaskan
Karena dirasa pekerjaan itu berat, terasa susah dilepaskan
3. Peribahasa Kata Bayang-Bayang
Bayang-bayang sepanjang badan
Perbuatan hendaknya disesuaikan dengan keadaan dan kemampuannya
Dimabuk bayang-bayang
Gila akan sesuatu yang tak mungkin tercapai
Bayang-bayang disangka tubuh
Mengharapkan sesuatu yang belum pasti
Delapan tapak bayang-bayang
Menunjukkan usia yang masih teramat muda

Senin, 21 Mei 2012

Peribahasa Indonesia Dengan Kata "Balik, Bangau dan Batu"

Berikut ini adalah Kumpulan Peribahasa Indonesia dengan kata "Balik, Bangau dan Batu" beserta artinya.
1. Peribahasa Kata Balik
Membalik telapak tangan
Sangat mudah
Tersembunyi dibalik kata
Mempunyai maksud lain dari apa yang diucapkan
Balik belakang lain bicaranya
Perihal orang yang munafik, disepan berkata baik, dibelakang lain pula perkataannya 
Dibalik-balik bagai memanggang
Mengerjakan sesuatu hendaknya dipikirkan masak-masak, agar tidak menyesal kemudian
2. Perihasa Kata Bangau
Setinggi-tinggi terbang bangau, surutnya ke kubangan juga
Sejauh-jauh orang merantau, kembali juga kekampung halamannya
Minta leher kepada bangau, minta daging kepada badak
Mengiri terhadap kebahagiaan atau kepandaian seseorang
Beberapa tinggi terbang bangau, hinggap juga dipunggung kerbau
Berapapun jauh seseorang merantau, akhirnya kembali uga ketanah airnya
3. Peribahasa Kata Batu
Lempar batu sembunyi tangan
Suatu perbuatan yang licik dan berkianat
Batupun empuk jangankan hati manusia
Perkataan yang lemah lembut dapat memikat hati
Berbunyi batu berbunyi dia
Tiada dapat berbuat apa-apa karena telah terbukti kesalahannya
Batu hitam tak bersanding
Tampaknya lemah lembut, tetapi sukar sekali ditundukkan  

Peribahasa Indonesia Dengan Kata "Badan, Bahu dan Baju"

Berikut ini adalah Kumpulan Peribahasa Indonesia dengan kata "Badan, Bahu dan Baju" beserta artinya.
1. Peribahasa Kata Badan
Hancur badan dikandung tanah, budi baik dikenang jua
Budi bahasa yang baik itu akan dikenang, dan tak akan pernah dilupakan
Badan boleh dimiliki, hati tak boleh dimiliki
Orang yang selalu menurut perintah, tetapi dalam hatinya tetap menyangkal
Selama hayat masih dikandung badan
Selama kita masih hidup
Selama hayat dikandung badan, budi baik diingat juga
Selama hidup, budi baik akan tetap dikenang
Biarkan badan penat, asalkan hati senang
Jika hati terasa bahagia, segala derita hidup tiada terasakan lagi
2. Peribahasa Kata Bahu
Bekerja bahu-membahu
Bekerjasama untuk mencapai tujuan yang mulia
Sudah lepas dari bahunya
Sudah tidak menjadi beban dan tanggung jawabnya lagi
Beban telah terpasang di bahu
Tanggung jawab yang tak dapat dielakkan lagi
Tangan mencencang bahu memikul
Siapa yang berani berbuat harus berani pula memikul tanggung jawab
3. Peribahasa Kata Baju
Menyingsingkan lengan baju
Bekerja keras dan tekun
Bagai memakai baju pinjaman
Tingkah laku yang dibuat-buat, sehingga tampak canggung
Mencabik baju didada
Menceritakan aib kaum keluarganya sendiri kepada orang lain
Baju satu kering dibadan
Kiasan atau gambaran terhadap kemiskinan  

Peribahasa Indonesia Dengan Kata "Adat, Bahasa dan Bambu"

Berikut ini adalah Kumpulan Peribahasa Indonesia dengan kata "Adat, Bahasa dan Bambu" beserta artinya.
1. Peribahasa Kata Adat
Adat pasang berturun naik
Segala sesuatu di dunia ini tidak ada yang tetap, semua silih beganti, terutama tentang nasib, rezeki, dan peruntungan seseorang
Adat juara kalah menang, adat saudagar laba rugi
Sudah menjadi kodrat alam, susah senang, untung rugi, datang silih berganti dialami oleh umat manusia
Adat muda menanggung rindu, adat tua menahan ragam
Yang muda maupun yang tua harus bersabar dalam menghadapi kesukaran
Adat hidup tolong-menolong, adat mati jenguk-menjenguk
Dalam kehidupan kita harus bergaul dan bermasyarakat, saling tolong menolong dan jenguk menjenguk kala susah dan senang
Adat sepanjang jalan, cupak sepanjang betung
Segala sesuatu harus dikerjakan menurut adat istiadat yang masih berlaku
Adat rimba raya, siapa berani ditaati
Seseorang yang tidak mempergunakan akalnya, hanya mempergunakan kekerasannya
Hidup dikandung adat, mati dikandung tanah
Segala sesuatu itu tiada tetap
Sudah memakai adat
Pernyataan bahwa seseorang sudah beristri atau sudah berumah tangga
2. Peribahasa Kata Bahasa
Diam seribu bahasa
Tiada mau mengeluarkan barang sepatah katapun atau membisu
Budi baik bahasa ketuju
Tingkah lakunya baik dan cara berbicaranya penuh sopan santun dan keramahtamahan
Bahasa dan bangsa itu tiada dijual atau dibeli
Walaupun kaya bila tidak berbudi bahasa kan dihina juga
Bahasa menunjukkan bangsa
Tutur kata yang sopan dari seseorang dapat dipakai untuk menentukan darimana asal usul seseorang
3. Peribahasa Kata Bambu
Bagai membelah bambu
Berat sebelah tidak adil
Bagaikan pohon bambu ditiup angin
Orang yang bagus tingkah lakunya, dan tiada mudah terpengaruhi

Peribahasa Indonesia Dengan Kata "Angan-Agan, Asam dan Awan"

Berikut ini adalah Kumpulan Peribahasa Indonesia dengan kata "Angan-Angan, Asam dan Awan" beserta artinya.
1. Peribahasa Kata Angan-Angan
Angan-angan setinggi langit
Menghayal yang tinggi-tingi
Mabuk diangan-angan
Asyik menghayalkan sesuatu yang tidak mungkin tercapai
Angan-angan menerawang langit
Mengharapkan sesuatu yang tidak mungkin terjadi
Angan-angan mengikut tubuh
Memikirkan yang bukan-bukan, akhirnya susah sendiri
2. Peribahasa Kata Asam
Sudah banyak makan asam garam
Sudah banyak pengalaman
Sudah tahu asam garamnya
Sudah mengetahui keadaannya
Asam digunung, ikan dilaut, dalam belanga bertemu juga
Laki-laki dan wanita jika sudah jodoh, walau berbeda (latar belakang) penghidupannya, akan bertemu juga akhirnya
Bagikan asam dengan garam
Bila sudah berjodoh, akan bertemu juga walaupun dipisahkan oleh jarak yang sangat jauh
3. Peribahasa Kata Awan
Awan berarak ditangisi
Mengenang nasib yang membuat hati sedih
Awan mengandung hujan
Perihal sesuatu yang belum pasti

Peribahasa Indonesia Dengan Kata "Arang, Akar dan Abu"

Berikut ini adalah Kumpulan Peribahasa Indonesia dengan kata "Arang, Akar dan Abu" beserta artinya.
1. Peribahasa Kata Arang :
Arang dimuka
Sedang mendapat malu
Membasuh arang dimuka
Melakukan usaha untuk menghilangkan malu
Patah arang
Perselisihan yang sukar didamaikan lagi
Jika tiada tersapu arang dimuka, daripada hidup baiklah mati
Lebih baik mati daripada hidup menanggung aib
2. Peribahasa Kata Akar
Tiada rotan akarpun jadi
Jika terpaksa tidak ada sesuatu yang lebih baik, yang kurang baikpun dapat dipergunakan
Mencabut harus dengan akar-akarnya
Bila membasmi sesuatu, hendaknya sampai tuntas
Bergantung pada akar lapuk
Mengharapkan pertolongan kepada orang yang tak sanggup menolong
Hidup bagai akar benalu
Seseorang yang hidupnya hanya menggantungkan pada orang lain
3. Peribahasa Kata Abu
Menang jadi arang kalah jadi abu
Yang kalah dan yang menang sama-sama rugi, sama-sama rusak
Sudah menjadi abu arang
Telah rusak sama sekali sehingga tidak dapat diperbaiki lagi
Terpegang di abu hangat
Orang yang kecewa terhadap suatu pekerjaan, baru dimulai sesudah mendapatkan kesusahan
Telentang sama makan abu, tengkurap sama makan tanah
Sama-sama setia dalam suka maupun duka, seia sekata

Peribahasa Indonesia Dengan Kata "Anjing dan Ayam"

Berikut ini adalah Kumpulan Peribahasa Indonesia dengan kata "Anjing dan Ayam" beserta artinya.
1. Peribahasa Kata Anjing :
Biarkan anjing menggonggong, kafilah tetap berlalu
Biarpun banyak rintangan dalam berusaha, kita tidak boleh berputus asa
Bagaikan anjing dengan kucing
Orang yang selalu bertengkar saja adanya
Bagai anjing berebut tulang
Orang tamak hendak memiliki harta orang lain, tetapi hartanya sendiri malah habis
Anjing ditepuk menjungkit ekor
Orang tak berbudi, bila terlalu dihormat akan bertambah sombong saja
Melepaskan anjing terjepit, sesudah lepas ia menggigit
Menolong kepada orang tak berbudi, kadangkala dibalas dengan kejahatan
Anjing menyalak tiada menggigit
Mulut besar tetapi penakut
Bagai anjing menyalak di ekor gajah
Orang kecil melawan orang besar yang lagi kuasa, mustahil akan berhasil
2. Peribahasa Kata Ayam :
Ayam bertelur dipadi mati kelaparan
Orang yang hidup berkekurangan walaupun harta bendanya sangat banyak
Bagaikan anak ayam kehilangan induk
Menderita kesusahan karena kehilangan pemimpinnya atau orang tuanya
Bagaikan musang berbulu ayam
Seseorang yang menyamar berbuat baik hanya untuk menutupi kejelekan atau kejahatannya
Bagaikan ayam patuk anaknya
Hukuman terhadap anak bukan untuk menyiksa, tetapi untuk memperbaiki sifat anak 

Minggu, 20 Mei 2012

Peribahasa Indonesia Dengan Kata "Ada dan Anak"

Berikut ini adalah Kumpulan Peribahasa Indonesia dengan kata "Ada dan Anak" beserta artinya.
1. Peribahasa Kata Ada :
Ada gula ada semut
Dimana banyak kenikmatan, disitu banyak orang yang berdatangan
Ada air ada ikan
Dimanapun kita berada niscaya ada rezeki
Ada sama dimakan, tak ada sama ditahan
Susah atau senang, ditanggung bersama-sama
Ada udang dibalik batu
Terdapat suatu maksud yang tersembunyi, biasanya maksud yang picik
Ada padang ada belalang
Dimanapun manusia berada, selalu akan mendapatkan rezeki
Ada ubi ada ada talas, ada budi ada balas
setiap perbuatan baik selalu ada ganjaran kebaikan
Tak ada harimau memakan anaknya
Tiada orang tua yang ingin mencelakakan anak kandungnya
Ada asap ada api
Ada sebab tentu ada akibat
2. Peribahasa Kata Anak
Anak sebatang kara
Tidak mempunyai sanak saudara
Anak dipangku dilepaskan, beruk dirimba disusui
Selalu menyelesaikan urusan orang lain tanpa memperhatikan urusannya sendiri
Bagai anak ayam kehilangan induknya
Bercerai-cerai karena kehilangan tumpuan
Anak harimau tak akan menjadi anak kambing
Anak orang besar biasanya menjadi orang besar juga
Bagaikan ayam patuk anaknya
Memarahi anak karena hendak mengajari sesuatu
Anak di bawah kolong
Anak yang tidak diketahui ayahnya 

Peribahasa Dengan Kata "Angin dan Api"

Berikut ini adalah Kumpulan Peribahasa Indonesia dengan kata "Angin dan Api" beserta artinya.
1. Peribahasa Kata Angin :
Angin tak dapat ditangkap
Suatu keganjilan yang tak dapat dirahasiakan lagi
Angin tak dapat ditangkap, asap tak dapat digenggam
Suatu keanehan yang tak dapat ditutup-tutupi lagi
Angin berputar, ombak bersambung
Perihal yang sulit diselesaikan karena banyak sangkut pautnya
Kabar angin
Kabar atau berita yang tidak jelas sumber dan asalnya
Makan angin
Menghirup udara segar untuk menjaga kesehatan badan
Ada angin baik
Ada harapan baik
2. Peribahasa Kata Api
Bagaikan api dalam sekam
Kejahatan yang tidak tampak karena dirahasiakan
Bagaikan meniup api diatas air
Seseorang yang telah dekat dengan mara bahaya
Api itu jika kecil jadi kawan, besar jadi lawan
Kejahatan, walaupun masih kecil harus diperbaiki, agar tidak menjadi besar dan membahayakan
Semangatnya berapi-api
Semangat atau kemauan yang meluap-luap
Api padam puntung berasap
Perkara yang telah putus tetapi timbul kembali
Bagaikan api makan ilalang kering, tiada dapat dipadamkan lagi
Orang yang lemah tidak akan berdaya menolak bencana yang menimpa dirinya

Peribahasa Indonesia Dengan Kata "Air"

Berikut ini adalah daftar Kumpulan Peribahasa Indonesia dengan kata "Air" 
Memancing di air Keruh
Menggunakan kesempatan dalam kesempitan
Air beriak tanda tak dalam
Orang yang banyak bicaranya serta sombong biasanya tidak banyak ilmu atau bodoh
Air tenang menghanyutkan
Orang yang pendiam biasanya memiliki banyak pengetahuan
Air susu dibalas dengan air tuba
Kebaikan dibalas dengan kejahatan
Menjilat air ludah
Tidak tahu malu, meminta kembali barang yang telah diberikan orang lain
Ada air ada ikan
Dimana kita berdiam diri disitu kita dapat rejeki
Bagaikan air didaun talas
Orang mempunyai pendirian tidak tetap atau selalu berubah-ubah
Bagaikan menuang secawan air tawar ke laut
Sia-sia memberikan sesuatu yang kecil atau tidak berharga kepada orang yang kaya
Air jernih ikannya jinak
Semua serba menyenangkan, diibaratkan pada sebuah negeri atau daerah yang aman, tentu rakyatnya hidup tenteram dan makmur
Sambil menyelam minum air 
Dua, tiga pekerjaan dapat terselesaikan dalam satu waktu
Air tenang jangan disangka tiada buayanya
Orang yang diam jangan dikira tidak berani atau penakut